Apa Itu Progressive Pass dalam Sepak Bola? Pengertian, Fungsi, dan Cara Membacanya | MABARBOLA

 Dalam pertandingan sepak bola modern, jumlah operan saja belum cukup untuk menggambarkan kualitas permainan sebuah tim. Sebuah tim bisa mencatatkan ratusan operan, tetapi sebagian besar hanya dilakukan di area pertahanan tanpa menghasilkan ancaman berarti.

Banner MABARBOLA tentang progressive pass dengan presenter dan website Fansmabar Online
apa-itu-progressive-pass-dalam-sepak-bola

Karena itu, muncul statistik bernama progressive pass. Statistik ini membantu menunjukkan seberapa efektif seorang pemain mengalirkan bola menuju area pertahanan lawan.

Melalui artikel edukasi MABARBOLA ini, kita akan membahas pengertian progressive pass, fungsi, cara membacanya, serta perbedaannya dengan key pass dan umpan biasa.

Apa Itu Progressive Pass?

Progressive pass adalah operan yang membawa bola secara signifikan lebih dekat ke arah gawang lawan.

Operan tersebut biasanya diarahkan ke depan dan melewati beberapa pemain atau garis pertahanan lawan. Tujuannya bukan sekadar mempertahankan penguasaan bola, melainkan membantu tim meningkatkan posisi serangan.

Contohnya adalah ketika seorang gelandang mengirimkan bola dari area tengah kepada pemain sayap yang berada di dekat kotak penalti. Karena bola berpindah cukup jauh ke arah gawang lawan, operan itu dapat dikategorikan sebagai progressive pass.

Namun, setiap penyedia data sepak bola dapat menggunakan ketentuan jarak dan area lapangan yang sedikit berbeda dalam menghitungnya.

Ciri-Ciri Progressive Pass

Sebuah operan umumnya dianggap sebagai progressive pass apabila memiliki beberapa karakteristik berikut:

  • Membawa bola lebih dekat ke arah gawang lawan.
  • Melewati satu atau beberapa garis pertahanan.
  • Membantu tim memasuki area serangan.
  • Dilakukan dengan tujuan meningkatkan posisi permainan.
  • Operan berhasil diterima oleh rekan satu tim.

Operan ke samping atau ke belakang biasanya tidak termasuk progressive pass karena tidak menghasilkan kemajuan posisi yang berarti.

Fungsi Progressive Pass dalam Sepak Bola

Progressive pass digunakan untuk menilai kemampuan pemain dalam mengembangkan serangan. Statistik ini sangat berguna untuk melihat kontribusi pemain yang mungkin tidak banyak mencetak gol atau memberikan assist.

1. Mengukur kemampuan membangun serangan

Pemain dengan jumlah progressive pass tinggi biasanya memiliki kemampuan mengalirkan bola dari area pertahanan menuju lini tengah atau lini depan. Mereka berperan penting ketika tim melakukan proses build-up dari belakang.

2. Menembus garis pertahanan lawan

Progressive pass dapat membantu tim melewati tekanan atau blok pertahanan lawan. Satu operan vertikal yang tepat terkadang mampu melewati beberapa pemain sekaligus.

Inilah alasan mengapa statistik progressive pass sering digunakan untuk menilai kualitas gelandang dan bek yang memiliki kemampuan distribusi bola.

3. Mempercepat perubahan fase permainan

Saat bola berhasil dikirim dari area tengah menuju area serangan, tim dapat beralih lebih cepat dari fase membangun permainan ke fase menciptakan peluang.

Progressive pass yang tepat juga dapat memberikan ruang bagi pemain depan sebelum pertahanan lawan kembali tersusun.

4. Menilai kontribusi pemain secara lebih lengkap

Assist hanya diberikan kepada pemain yang melakukan operan terakhir sebelum gol. Padahal, serangan sering dimulai dari progressive pass yang dilakukan beberapa detik sebelumnya.

Karena itu, progressive pass dapat membantu memberikan gambaran lebih lengkap mengenai kontribusi pemain dalam proses serangan.

Cara Membaca Statistik Progressive Pass

Jumlah progressive pass tidak boleh langsung dianggap sebagai ukuran bahwa seorang pemain pasti tampil lebih baik. Statistik tersebut harus dibaca bersama beberapa faktor lainnya.

Perhatikan posisi pemain

Bek tengah, gelandang bertahan, gelandang serang, dan pemain sayap memiliki tugas yang berbeda.

Bek tengah mungkin mencatatkan banyak progressive pass karena sering mengirim bola dari belakang. Sementara itu, pemain sayap bisa memiliki angka lebih rendah karena menerima bola di area yang sudah dekat dengan gawang lawan.

Oleh karena itu, perbandingan sebaiknya dilakukan antara pemain dengan posisi dan peran yang relatif sama.

Bandingkan jumlah percobaan dan keberhasilannya

Pemain yang banyak mencoba operan progresif belum tentu memiliki tingkat keberhasilan tinggi. Jika terlalu banyak operan gagal, tim berisiko kehilangan bola dan menerima serangan balik.

Jumlah operan perlu dibaca bersama akurasi dan lokasi kehilangannya.

Gunakan statistik per 90 menit

Pemain yang tampil lebih lama secara alami mempunyai kesempatan melakukan lebih banyak operan. Statistik progressive pass per 90 menit membantu membandingkan pemain secara lebih adil berdasarkan rata-rata waktu bermain.

Perhatikan gaya bermain tim

Tim yang mendominasi penguasaan bola biasanya memiliki lebih banyak kesempatan untuk melakukan progressive pass.

Sebaliknya, tim yang bermain dengan serangan balik cepat mungkin lebih sering menggunakan umpan panjang atau membawa bola melalui dribel. Karena itu, angka pemain dapat dipengaruhi oleh sistem permainan timnya.

Lihat area asal dan tujuan operan

Tidak semua progressive pass memiliki tingkat kesulitan yang sama. Operan dari bek tengah menuju gelandang bisa dianggap progresif, tetapi operan yang menembus pertahanan dan menuju kotak penalti biasanya mempunyai nilai serangan yang lebih besar.

Peta operan dapat membantu menunjukkan dari mana dan ke mana progressive pass dilakukan.

Contoh Progressive Pass dalam Pertandingan

Misalnya, seorang gelandang menerima bola di dekat garis tengah. Ia kemudian mengirimkan operan vertikal melewati dua pemain lawan kepada penyerang yang berada di depan kotak penalti.

Operan tersebut dapat dianggap sebagai progressive pass karena:

  • Bola bergerak lebih dekat ke gawang lawan.
  • Operan melewati garis pertahanan.
  • Tim memperoleh posisi serangan yang lebih berbahaya.
  • Bola berhasil diterima oleh rekan satu tim.

Apabila penyerang kemudian memberikan umpan kepada pemain lain yang mencetak gol, progressive pass pertama tetap berperan penting meskipun tidak tercatat sebagai assist.

Perbedaan Progressive Pass dan Key Pass

Progressive pass dan key pass memiliki fungsi yang berbeda.

StatistikPengertian
Progressive passOperan yang membawa bola secara signifikan lebih dekat ke gawang lawan.
Key passOperan terakhir yang langsung menghasilkan percobaan tembakan.
AssistOperan terakhir sebelum terciptanya gol.
Through ballOperan yang dikirim melalui celah pertahanan menuju pergerakan rekan setim.

Satu operan bisa menjadi progressive pass sekaligus key pass apabila membawa bola lebih dekat ke gawang dan langsung menghasilkan tembakan.

Namun, tidak semua progressive pass menghasilkan peluang. Operan tersebut bisa hanya membantu tim berpindah menuju area serangan.

Pemain yang Biasanya Mencatatkan Banyak Progressive Pass

  • Bek tengah: mengirimkan bola melewati lini pertama tekanan lawan.
  • Bek sayap: mengalirkan permainan menuju area sayap yang lebih tinggi.
  • Gelandang bertahan: menghubungkan pertahanan dengan lini serang.
  • Gelandang tengah: menemukan ruang di antara lini lawan.
  • Playmaker: mengirimkan operan menuju area berbahaya.

Namun, jumlah yang tinggi tetap perlu disesuaikan dengan tugas pemain dalam sistem permainan.

Apakah Progressive Pass Menjamin Tim Menang?

Tidak. Banyaknya progressive pass tidak otomatis menjamin kemenangan.

Sebuah tim dapat sering membawa bola ke depan, tetapi gagal menciptakan peluang berkualitas. Tim tersebut juga bisa kehilangan bola akibat operan yang terlalu berisiko.

Untuk mendapatkan analisis yang lebih lengkap, progressive pass sebaiknya dibaca bersama:

  • Expected goals atau xG.
  • Big chances.
  • Key passes.
  • Tembakan tepat sasaran.
  • Progressive carries.
  • Penguasaan bola.
  • Akurasi operan.
  • Statistik kehilangan bola.

Gabungan beberapa data tersebut dapat memberikan gambaran pertandingan yang lebih objektif.

Kesimpulan

Progressive pass adalah operan yang membawa bola secara signifikan lebih dekat ke arah gawang lawan. Statistik ini digunakan untuk mengukur kemampuan pemain dalam membangun serangan, melewati garis pertahanan, dan meningkatkan posisi permainan tim.

Namun, angka progressive pass tidak boleh dibaca sendirian. Posisi pemain, gaya bermain tim, tingkat keberhasilan operan, serta kualitas peluang yang dihasilkan tetap harus diperhatikan.

Temukan informasi, analisis, dan pembahasan sepak bola lainnya melalui portal informasi sepak bola MABARBOLA.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Panduan Live Streaming Bola Online di HP: Cara Menonton Lancar, Aman, dan Nyaman | MABARBOLA

Mabarbola Prediksi England vs France: Perebutan Juara Ketiga Piala Dunia 2026, Duel Dua Raksasa Eropa

Cara Menganalisis Mix Parlay secara Lebih Rasional: 7 Langkah Mengurangi Risiko Kesalahan | MABARBOLA